Di tengah perkembangan zaman yang makin cepat, banyak pelaku usaha kecil mulai berinovasi. Salah satunya adalah penjual es keliling yang kini menggunakan motor listrik untuk menjangkau pelanggan secara langsung. Cara ini tentu mencuri perhatian. Bayangkan, alih-alih menunggu pelanggan datang, mereka aktif menjemput bola hingga ke depan rumah!
Fenomena ini sempat membuat sebagian pedagang yang mangkal merasa terancam. Apakah ini akan menggeser dagangan mereka? Apakah pelanggan akan beralih karena kemudahan dan kecepatan layanan yang ditawarkan?
Yoso Lukito, CEO dan Founder Sekolah Digital Bisnis Indonesia (SDBI), justru melihat ini bukan sebagai ancaman, tapi sebagai wake up call bagi semua pelaku usaha, terutama di level mikro dan kecil. “Pasar bukan lagi soal siapa yang jual paling enak, tapi siapa yang paling mudah dijangkau, cepat, dan berani beradaptasi,” ungkapnya.
Menurut Coach Yoso, penjual es yang naik motor listrik itu sedang menerapkan prinsip dasar dalam digital marketing, yaitu jemput bola atau pendekatan proaktif. Konsep ini sangat umum di dunia online, tapi kini sudah mulai merambah ke dunia offline.
“Jangan takut sama kompetitor yang keliling. Mereka bukan ancaman kalau kita paham bagaimana bersaing secara cerdas. Artinya, pedagang mangkal pun bisa punya strategi tandingan,” tegasnya.
Lalu, bagaimana caranya?
- Perkuat Brand Personal Meskipun hanya pedagang es pinggir jalan, kamu tetap bisa punya branding.
- Kolaborasi dengan Pedagang lain Penjual yang mangkal bisa gandeng pedagang sekitar.
- Tingkatkan Pelayanan dan Variasi Produk Jangan cuma andalkan satu jenis es. Tambahkan topping, pilihan rasa, atau bahkan kemasan yang lebih estetik. Pelanggan suka yang beda dan menarik.
- Manfaatkan Media Sosial Upload daganganmu di Instagram, Facebook, atau TikTok. Bukan cuma anak muda, ibu-ibu juga sekarang banyak yang aktif di media sosial. Sesekali buat konten lucu atau inspiratif dari balik gerobakmu.
Coach Yoso menutup penjelasannya dengan satu kalimat kuat: “Kalau kamu gak bisa keliling, bikin orang datang sendiri. Caranya? Jadilah pedagang yang ngangenin.”
Dunia usaha memang terus berubah. Tapi satu hal yang pasti: yang menang bukan yang paling kuat, tapi yang paling cepat beradaptasi. Jadi, penjual es keliling dengan motor listrik itu bukan saingan... mereka adalah inspirasi! Tinggal kamu, siap ambil langkah atau hanya diam di tempat?



