Pada era digital yang semakin kompetitif, strategi pemasaran berbasis data menjadi kunci bagi perusahaan untuk memenangkan pasar dan meningkatkan revenue secara signifikan. Hal inilah yang disampaikan Yoso Lukito, CEO dan Founder Sekolah Digital Bisnis Indonesia (SDBI), saat menjadi narasumber dalam acara PLN Marketing Summit & Insight Series #2 2025 yang diselenggarakan pada Jumat, 13 Juni 2025.
Mengusung topik “Strategi Berbasis Data untuk Meningkatkan Penjualan”, Coach Yoso Lukito membagikan berbagai insight mendalam tentang bagaimana tren digital, inovasi teknologi, dan analisis data yang tepat dapat membantu perusahaan, termasuk BUMN sebesar PLN, untuk lebih memahami perilaku konsumen, menyusun strategi pemasaran yang relevan, dan pada akhirnya mendorong peningkatan penjualan serta pendapatan secara berkelanjutan.
Sebagai praktisi dan pakar digital marketing, Coach Yoso menekankan pentingnya transformasi mindset tim pemasaran di era digital. Menurutnya, strategi pemasaran yang efektif tidak hanya mengandalkan ide kreatif semata, tetapi juga harus didukung data akurat yang dapat diukur dan dievaluasi secara real-time. “Data adalah bahan bakar utama bagi setiap keputusan pemasaran modern. Dengan strategi pemasaran berbasis data, kita dapat memetakan tren konsumen, memprediksi kebutuhan pasar, hingga mengoptimalkan budget agar lebih efisien dan berdampak langsung pada revenue,” ujar Coach Yoso dalam sesi pemaparannya.
Sebagai Founder Sekolah Digital Bisnis Indonesia (SDBI), Coach Yoso juga berbagi pengalaman mendampingi ribuan pelaku bisnis, UMKM, hingga korporasi nasional dalam melakukan transformasi digital. SDBI sendiri dikenal sebagai salah satu lembaga pelatihan digital marketing terkemuka di Indonesia, yang aktif memberikan edukasi dan pendampingan praktis dalam menghadapi tantangan pemasaran era digital.
Dalam acara PLN Marketing Summit 2025, diskusi juga mengangkat berbagai studi kasus bagaimana perusahaan listrik negara tersebut terus berinovasi melalui pendekatan berbasis data. Coach Yoso memaparkan langkah-langkah implementasi data-driven marketing, mulai dari pengumpulan data, segmentasi pasar, personalisasi kampanye, hingga evaluasi hasil melalui metrik yang terukur.
Selain itu, Coach Yoso juga mendorong para peserta yang hadir, mulai dari jajaran manajerial hingga praktisi pemasaran PLN di seluruh Indonesia, untuk berani beradaptasi dengan teknologi baru seperti AI (Artificial Intelligence) dan big data. “Di masa depan, strategi pemasaran tidak lagi hanya menunggu tren, tetapi justru menciptakan tren melalui inovasi digital yang didukung data. Inilah kunci agar perusahaan tetap relevan dan bertumbuh,” jelasnya.
Acara PLN Marketing Summit & Insight Series #2 2025 ini menjadi salah satu wujud komitmen PLN dalam meningkatkan kapasitas tim pemasaran di seluruh lini. Kehadiran Coach Yoso sebagai narasumber diharapkan dapat membuka perspektif baru dan memberikan inspirasi praktis untuk diaplikasikan di lapangan.
Dengan semakin masifnya perkembangan digital di Indonesia, strategi pemasaran berbasis data bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak untuk menghadapi persaingan pasar yang dinamis. Sebagai praktisi, konsultan, sekaligus edukator, Coach Yoso dan Sekolah Digital Bisnis Indonesia (SDBI) terus berkomitmen membantu perusahaan dan pelaku bisnis agar mampu memanfaatkan data dan teknologi secara optimal untuk mendongkrak penjualan dan revenue.



