Dalam dunia bisnis yang kian dinamis, kekuatan sebuah organisasi tidak lagi diukur hanya dari persaingan internal atau struktur yang solid, tetapi dari seberapa besar kemampuannya untuk bertumbuh dan berkembang bersama. Inilah semangat yang dibawa oleh Yoso Lukito, CEO dan Founder Sekolah Digital Bisnis Indonesia (SDBI), dalam kolaborasi strategis bersama Pevesindo distributor pabrik plafon PVC terbesar dan terlengkap di Sulawesi.
Kerja sama ini tidak hanya menghadirkan sinergi dua entitas besar, tetapi juga menjadi simbol dari pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pondasi bisnis di era digital. Coach Yoso Lukito, yang dikenal luas sebagai praktisi dan edukator digital marketing, membawa pendekatan baru yang bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan transformasi mindset dalam berbisnis.
"Membangun bisnis yang kuat bukan soal bersaing di dalam tim, tapi bagaimana kita tumbuh dan berkembang bersama," tegas Coach Yoso.
Bersama Pevesindo, SDBI menghadirkan pendekatan pelatihan dan digitalisasi operasional yang bertujuan untuk memperkuat daya saing internal perusahaan, sekaligus memperluas jangkauan pasar Pevesindo di seluruh Indonesia Timur. Digital marketing bukan lagi opsi, melainkan fondasi utama dalam menyusun strategi pertumbuhan berkelanjutan.
Kolaborasi ini mencakup pelatihan khusus bagi tim Pevesindo, pendampingan branding digital, serta aktivasi kampanye online yang menyasar pangsa pasar konstruksi dan properti modern. Fokusnya bukan sekadar menjual produk plafon PVC, tetapi menciptakan narasi brand yang kuat, relevan, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Coach Yoso Lukito menekankan bahwa mindset digital yang progresif harus menjadi budaya dalam tim. Ketika seluruh bagian perusahaan memahami nilai dari pertumbuhan bersama bukan hanya angka penjualan, maka bisnis tidak hanya bertahan, tetapi berkembang melampaui ekspektasi.
"Kami datang bukan untuk menggantikan, namun kami hadir untuk memperkuat," ujar Coach Yoso.
Ini adalah pesan penting yang digaungkan kepada seluruh pelaku usaha: digitalisasi bukan tentang ancaman terhadap posisi atau struktur kerja yang ada, tetapi tentang peluang untuk memperbesar kapasitas, meningkatkan efisiensi, dan membuka jalan menuju pasar yang lebih luas.
Pevesindo pun menyambut kolaborasi ini dengan antusias. Dengan jaringan distribusi yang luas, kualitas produk unggulan, dan kini didukung oleh kekuatan strategi digital dari SDBI, perusahaan ini menatap masa depan dengan lebih percaya diri.
Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan bisnis masa depan dibangun dari kolaborasi yang saling memperkuat. Ketika edukasi digital dan kekuatan distribusi industri bertemu, yang lahir bukan hanya pertumbuhan bisnis, tetapi juga ekosistem yang saling menopang.
Bersama SDBI dan Pevesindo, Coach Yoso Lukito menunjukkan bahwa masa depan bisnis Indonesia bukan sekadar tentang siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling siap untuk bertumbuh bersama.



