Pertanyaan seperti ini sering sekali muncul dari para pemilik toko offline:
"Saya punya toko, udah buka dari pagi. Tapi kok sampai siang belum ada yang beli ya?"
Coach Yoso Lukito, CEO dan Founder Sekolah Digital Bisnis Indonesia (SDBI), bersama brand Orien Beauty Official, menjawab pertanyaan tersebut dalam sebuah sesi edukatif di media sosial. Dalam penjelasannya, Coach Yoso membongkar 5 penyebab utama toko offline bisa sepi, meski sudah buka berjam-jam. Dan inilah poin-poin penting yang perlu kamu renungkan:
Gak Ada yang Tahu Toko Kamu Buka!
Masalah pertama yang sering terjadi adalah minimnya promosi. Meskipun tokonya sudah buka dari pagi, tapi kalau orang sekitar bahkan tidak tahu ada toko tersebut, bagaimana mereka bisa datang?
“Jualan itu bukan sekadar buka toko, tapi bagaimana kita memastikan orang tahu toko kita ada dan mereka tergoda untuk mampir,” jelas Coach Yoso.
Di sinilah pentingnya branding, signage yang menarik, dan pemasaran aktif baik secara offline maupun digital marketing.
Produk Menarik, Tapi Gak Bikin Penasaran
Visual produk bisa jadi penentu utama dalam memicu rasa ingin tahu. Yoso menekankan bahwa foto produk yang asal-asalan, penataan etalase yang kurang rapi, dan deskripsi produk yang membosankan akan membuat calon pelanggan cuek.
Orien Beauty Skincare , contohnya, konsisten menggunakan konten visual yang estetik dan informatif, sehingga follower mereka merasa kepo dan tertarik untuk membeli.
Pelayanan Biasa Aja
Pelayanan juga jadi pembeda antara toko yang dicintai pelanggan dan toko yang ditinggal pergi.
“Orang belanja bukan cuma beli produk, tapi juga beli pengalaman,” ujar Coach Yoso.
Menyambut pelanggan dengan senyum, menawarkan bantuan tanpa diminta, dan menyiapkan informasi produk dengan ramah adalah poin kecil yang berdampak besar.
Gak Ada Promo Menarik
Di tengah persaingan yang ketat, promo adalah pemikat utama. Orang-orang lebih tertarik membeli saat ada penawaran seperti beli 2 gratis 1, diskon terbatas, atau bonus spesial. Sayangnya, banyak toko offline yang masih menganggap promo hanya buang modal.
Padahal, seperti yang dilakukan Orien Beauty, strategi promosi terbukti membuat konsumen lebih cepat mengambil keputusan pembelian.
Belum Memanfaatkan Digital Marketing
Ini poin paling krusial. Jika toko kamu hanya mengandalkan pelanggan lewat jalan kaki atau orang sekitar, maka kamu sedang membatasi potensi besar yang bisa dicapai.
“Di era sekarang, semua toko harus masuk dunia digital. Punya akun Instagram, listing di Google Maps, bahkan jualan via marketplace atau WhatsApp Business,” tegas Yoso.
Orien Beauty skincacre sendiri tumbuh berkat keberaniannya memaksimalkan strategi digital marketing secara konsisten.
Toko kamu sepi bukan karena produknya gak laku, tapi karena belum dipasarkan dengan tepat. Saatnya berhenti hanya berharap orang datang sendiri, dan mulai menjemput pelanggan lewat strategi yang efektif.
Bersama Coach Yoso Lukito dan Sekolah Digital Bisnis Indonesia, kamu bisa belajar cara menaikkan penjualan baik online maupun offline.
Dan seperti yang dilakukan Orien Beauty, buktikan bahwa bisnis bisa berkembang pesat saat kita siap belajar dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Jangan tunggu toko sepi lagi. Mulai ubah strategi hari ini!



