Yoso Lukito, CEO dan Founder Sekolah Digital Bisnis Indonesia (SDBI), kembali menegaskan bahwa digital marketing bukan hanya sekadar urusan “rajin posting tiap hari”. Dalam kegiatan Bootcamp Digital Marketing, beliau mengajak para pelaku UMKM untuk menyadari satu hal penting: strategi lebih penting daripada sekadar rutinitas.
“Banyak yang konsisten upload konten setiap hari, tapi nggak ada yang datang, nggak ada yang nanya, dan nggak ada yang beli,” ujar Coach Yoso di hadapan puluhan peserta. Menurutnya, ini adalah kesalahan umum para pelaku usaha yang baru terjun ke dunia digital.
Digital Marketing Butuh Arah dan Tujuan
Posting rutin memang penting, tapi itu baru satu bagian kecil dari digital marketing. Dalam prakteknya, strategi pemasaran digital yang efektif harus bisa menjawab tiga pertanyaan utama:
- Apakah ada orang yang datang melihat konten?
- Apakah ada yang bertanya atau menunjukkan ketertarikan?
- Apakah ada yang akhirnya membeli produk atau layanan?
Kalau tidak ada satupun dari ketiga hal itu yang terjadi, maka besar kemungkinan strateginya belum tepat sasaran. Bisa jadi target audiens-nya salah, CTA-nya lemah, atau value proposition-nya belum tersampaikan dengan baik.
Edukasi UMKM: Digital Harus Dibangun dengan Ilmu
Coach Yoso Lukito juga menekankan pentingnya ilmu dalam membangun digital marketing. “Bukan cuma soal niat dan rajin, tapi juga perlu paham ilmunya. Harus ngerti funneling, copywriting, segmentasi pasar, hingga retargeting,” jelasnya. Itulah sebabnya bootcamp ini dirancang untuk tidak hanya memberi motivasi, tapi juga pembekalan taktis yang bisa langsung diterapkan.
Materi dalam bootcamp ini meliputi:
- Pengenalan dasar digital marketing
- Strategi konten berbasis customer journey
- Teknik membuat CTA yang mengkonversi
- Optimasi sosial media & WhatsApp untuk jualan
- Studi kasus bisnis UMKM yang berhasil scale-up
Menyasar Growth, Bukan Sekadar Tayang
“Yang kita kejar bukan sekadar ‘tayang’, tapi growth,” tegas Coach Yoso. Menurutnya, banyak akun bisnis yang tampak aktif tapi stagnan. Tidak ada perkembangan jumlah leads, konversi, atau repeat order. Maka dari itu, mindset pebisnis harus diubah: dari sekadar eksis, menjadi produktif dan terarah.
“Biidznillah, karena Allah Ta'ala, ini yang saya sampaikan ke teman-teman UMKM. Semoga jadi bekal untuk scale-up dan membawa bisnis makin growth,” pungkasnya.
Penutup
Pesan Coach Yoso Lukito sangat relevan, terutama di era sekarang ketika semua orang bisa posting, tapi tidak semua bisa menjual. Digital marketing adalah tentang membangun relasi dan solusi, bukan hanya tampilan. Untuk UMKM yang ingin naik kelas, saatnya belajar lebih dalam dan bertindak lebih strategis.



